Jangan Anggap Enteng Chemical Spill / Tumpahan Zat Kimia! Ini Cara Pembersihannya

Jangan Anggap Enteng Chemical Spill / Tumpahan Zat Kimia! Ini Cara Pembersihannya

Blog

Tender/Pengadaan / Blog 1 Views 0

Apabila Anda bekerja di laboratorium kimia, mungkin pernah mengalami keadaan dimana terjadi tumpahan zat kimia atau chemical spill. Berbeda dengan tumpahan air atau cat, tumpahan zat kimia ini ternyata sangat berbahaya lho! Ada banyak dampak negatif apabila terpapar tumpahan zat tersebut. Oleh karena itu, segala tumpahan zat kimia perlu dibersihkan secepatnya.

Perlu diketahui bahwa di Indonesia terdapat sejumlah kasus seperti keracunan uap yang dihasilkan dari bahan tersebut. Hal tersebut terjadi karena adanya penguapan zat berbahaya secara perlahan, dikarenakan tumpahan zat kimia yang diabaikan. Kemudian, tumpahan zat kimia juga ada yang bersifat korosif, sehingga bila mengenai tubuh maupun material logam dan keramik akan segera merusak. Terlebih lagi apabila zat kimia yang tertumpah adalah zat yang mudah meledak atau terbakar, sehingga dampaknya cukup serius karena bisa menyebabkan kebakaran. Contoh kasus lainnya, zat kimia yang tertumpah telah terkontaminasi oleh mikroba tertentu, khususnya pada bahan-bahan mikrobiologi sehingga dapat menyebabkan reaksi berantai di tempat pembuangan maupun meninggalkan bekas pada permukaan.

Untuk cara pembersihannya, membersihkan tumpahan zat kimia tentunya berbeda dengan tumpahan biasa. Untuk penanganannya Anda mesti mengikuti petunjuk dan prosedur yang telah diatur dalam Materials Security Knowledge Sheet (MSDS). Berikut ini adalah beberapa prosedur penanganan tumpahan berdasarkan MSDS:

  1. Anda harus mengenali dan mengidentifikasi terlebih dulu bahan yang tumpah tersebut. Karena setiap bahan yang berbeda, memiliki potensi risiko dan bahaya yang berbeda, maka berbeda pula teknik pengamanannnya.
  1. Jangan pernah melakukan penanganan apabila Anda tidak dilengkapi dengan Alat Pengaman Diri (APD). Beberapa APD yang minimal Anda gunakan adalah sarung tangan, pelindung wajah, pelindung mata, masker pernafasan dan sebagainya.
  1. Sebelum penanganan dimulai, pastikan Anda melakukan pencegahan tumpahan tersebut dapat melebar ke mana-mana. Sumber tumpahan harus segera dibenahi agar tumpahan tidak menuju ke tempat yang lain. Selain itu, tindakan pencegahan ini juga dilakukan apabila aman. Apabila tidak aman, maka gunakan prosedur yang sudah ditetapkan sebelum melakukan pembersihan.
  1. Lakukan cara yang tepat dan sesuai prosedur. Kebanyakan kecelakaan terjadi karena kelalaian manusia yang tidak mengikuti prosedur. Salah satu yang bisa Anda lakukan dan paling sering dilakukan adalah proses netralisasi.

Kali ini, yang akan dibahas adalah proses pembersihan dengan cara netralisasi. Netralisasi biasanya menggunakan soda ash atau lemon yang dituang pada tumpahan zat kimia yang bersifat asam. Sedangkan untuk tumpahan zat kimia yang bersifat basa, maka yang dapat digunakan untuk menetralisir zat adalah larutan asam asetat.

Namun apabila bahan-bahan tersebut cukup sulit ditemukan dalam keadaan lebih darurat, maka ada beberapa opsi lain yang bisa dipertimbangkan untuk digunakan dalam proses pembersihan tumpahan zat kimia. Misalnya menggunakan pasir, tanah, kapur atau bila ada bisa juga menggunakan natrium karbonat. Meskipun demikian, tentunya masih harus mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam MSDS.

Untuk pembersihan lanjutnya, Anda bisa menggunakan air sabun dengan detergen. Selagi melakukan pembersihan, pastikan semua tumpahan atau limbah dibawa ke tempat yang sudah disiapkan dan aman untuk penyimpanannya. Hal ini perlu diperhatikan untuk mencegah evaporasi maupun perubahan zat yang dapat menyebabkan resiko lebih lanjut. Untuk itu, setelah dipindahkan maka perlu ditutup dengan rapat, untuk selanjutnya dilakukan penanganan terhadap limbah tersebut.

Penanganan Limbah atau Bekas Tumpahan

Untuk penanganan tumpahan zat kimia, tidak seperti penanganan sampah pada umumnya yang bisa dibuang ke tempat sampah biasa. Terkecuali limbah tersebut memang diketahui tidak berbahaya dan tidak mencemari lingkungan ataupun merusak alam, maka boleh saja langsung dibuang. Namun kebanyakan dari limbah tersebut perlu penanganan lebih lanjut agar tidak mencemari lingkungan. Jadinya, diperlukan pengetahuan dan pengalaman untuk mereduksi tingkat bahayanya.

Chemical Cleaner Degreaser di KlikMRO.com

Untuk pecahan kaca bisa disimpan di tempat tertentu, sedangkan kertas atau tisu misalnya bisa langsung dibuang ke tempat sampah apabila dipastikan tidak ada kontaminasi mikroba dan sebagainya. Sementara itu, untuk cairan kimia perlu dinetralisir terlebih dulu sebelum dibuang. Bahan yang mencemari lingkungan harus dipisahkan dan dilakukan proses sterilisasi. Untuk limbah yang termasuk kategori petrifilm, maka perlu dilakukan sterilisasi kemudian dibakar atau dibuang di tempat khusus.

Chemical Spill Package di KlikMRO.com

Perlu diingat bahwa dalam proses pembersihan tumpahan zat kimia, Anda memerlukan peralatan khusus untuk pembersihannya. Langkah pembersihan pertama yang dapat Anda gunakan yakni Chemical Spill Kit. Paket produk ini terdiri dari 20 pads, 4 socks, 2 pillow, 1 disposal bag, 1 sarung tangan, 1 kacamata pengaman, 1 mask, dan 1 kertas petunjuk penggunaan. KlikMRO menyediakan berbagai peralatan pembersihan untuk penanganan awal tumpahan zat kimia untuk membantu proses pembersihan yang aman dan nyaman.

Comments